Tidak seperti rangkaian kegiatan sebelumnya, kali ini terbilang singkat dan tidak semelelahkan seperti sebelumnya. Kecuali dibagian hukuman masal dimana seluruh mahasiswa disuruh bertahan di posisi kuda-kuda yang benar-benar menyiksa. Sungguh, kakiku terasa sangat sakit dan keram menusuk-nusuk lututku. Jika bisa memilih, aku lebih baik push-up ataupun sit-up daripada harus menerima hukuman tak manusiawi itu lagi.
Apapun itu, yang terjadi biarlah berlalu. Tapi masih disayangkan sepaket sendok milikku tidak kembali lagi padaku. ╥﹏╥
Mahasiswa muslim dan non-muslim dipisah tempatkan dalam menerima materi yang akan disampaikan. Mahasiswa muslim di mesjid sementara yang non di aula.
Karena aku adalah mahasiswa muslim jadi aku ikut dalam rombongan menuju mesjid al-baythar. Mahasiswa di lantai 1 sementara mahasiswi di lantai 2.
Rangkaian acara SKEMA ini juga sekaligus memperingati Isra Mi'raj Nabi Muhammad saw dengan mempersembahkan kajian akbar yang bertemakan "Tantangan Muslim di Era 4.0". Bersama ustadz Awad Ahmad, M. A.
Ceramah yang ustadz sampaikan sangatlah mendalam. Intinya untuk menghadapi revolusi industri 4.0 adalah terus menghadapi tantangannya, janganlah untuk dihindarinya meskipun berat.
Untuk dua tipe orang dalam era ini yaitu Khobil yang malaa dan asal-asalan, semwntara itu ada Habil yang rajin dan dapat menjaga diri.
Dengan menjadi Habil insyaallah kita akan dapat menghadapi pengkembangan era baru dengan lancar dan baik.
Sekian dari saya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar